terciptanya integrasi sosial dalam masyarakat dapat terlihat dari

Misalnyaseperti masyarakat masih sering mendapatkan bahkan memercayai berita-berita palsu yang tersebar di media sosial, banyak terjadinya cyberbullying atau perundungan dunia maya. Adanya perkembangan teknologi terutama pada teknologi komunikasi ini telah memengaruhi kehidupan sosial dalam masyarakat. Kita sebagai pembawa perubahan pada 1 Memiliki Rasa Saling Membutuhkan Antar Sesama Masyarakat 2. Nilai dan Norma Harus Dijalankan Secara Konsisten 3. Nilai dan Norma Diraih Melalui Kesepakatan Bersama 4. Adanya Toleransi 5. Memiliki Kesadaran Diri Sebagai Makhluk Sosial 6. Mempunyai Visi dan Misi yang Sama A setiap individu dalam suatu masyarakat dapat mengendalikan prasangka sehingga tidak terjadi konflik terciptanya integrasi sosial. A. tujuan bersama B. kerja sama antara satu dengan lainnya C. kesepakatan dalam anggota kelompok Berdasarkan pernyataan di atas yang menunjukkan faktor pendorong integrasi sosial yang Agamadan Budaya dalam Integrasi Sosial (Belajar dari Pengalaman Masyarakat Fakfak di Propinsi Papua Barat) Saidin Ernas, Zuly Qodir 44 prakarsa untuk menggagas perdamaian. Rentetan konflik politik, sosial dan ekonomi yang memanjang sejak integrasi Papua dengan Indonesia, dikonstruksikan sebagai narasi dominan yang Vay Tiền Nhanh Home. terciptanya integrasi sosial di dlm penduduk dapat di lihat dari​Terciptanya integrasi sosial di dlm penduduk mampu dilihat dari PembahasanPelajari Lebih lanjutDetil Jawabanterciptanya integrasi sosial dlm penduduk mampu dilihat dariIntegrasi sosial yg tercipta dlm masyarakat mampu terlihat dariterciptanya integrasi sosial di dlm masyarakat mampu kita lihat dari Jawaban dari lingkungan penduduk Terciptanya integrasi sosial di dlm penduduk mampu dilihat dari Terciptanya Integrasi Sosial di dlm masyarakat mampu dilihat dari… Bersatunya setiap bagian penduduk Adanya Kesepakatan bareng perihal norma – norma & nilai – nilai sosial yg menjadi pedoman dlm hidup bermasyarakat. Pembahasan Integrasi berasal dr bahasa Inggris, yaitu dr kata Integration yg berarti keseluruhan atau kesempurnaan. Sedangkan definisi dr Integrasi ialah sebuah proses penyesuaian diri dr komponen – bagian masyarakat yg saling memiliki perbedaan, sehingga pada karenanya dapat menciptakan keserasian penduduk . Faktor Pendorong Integrasi Sosial, diantaranya → Faktor Internal dari diri sendiri Adanya kesadaran diri, bahwa manusia merupakan makhluk sosial Adanya tuntutan kebutuhan hidup Memiliki jiwa & semangat sosial → Faktor Eksternal imbas dr luar Tuntutan dr luar Mengikuti kemajuan zaman Memiliki unsur – unsur kebudayaan yg sama Memiliki persamaan visi, misi & tujuan Memiliki sifat toleransi → Homogenitas Kelompok Daerah yg mempunyai kalangan homogen sejenis akan lebih gampang untuk hingga pada tahap integrasi sosial. → Besar kecilnya golongan Sosial Kelompok kecil dengan jumlah individu yg sedikit akan lebih mudah untuk melaksanakan integrasi sosial. → Mobilitas Geografis Proses Adaptasi dlm penduduk sangat dibutuhkan untuk mencpai integrasi sosial. Pelajari Lebih lanjut Materi wacana bentuk disintegrasi sosial, Materi tentang pengertian pertentangan sosial, Detil Jawaban Kelas 11 Mata Pelajaran Sosiologi Bab Konflik & integrasi sosial Kode Kata Kunci integrasi sosial, faktor pendorong terciptanya integrasi sosial dlm penduduk mampu dilihat dari Berdasarkan pertanyaan, terciptanya integrasi sosial dlm penduduk mampu kita lihat dari terwujudnya ketertiban & kenyamanan masyarakat. Hal ini perlu diraih untuk mencapai keselamatan & ketertiban lingkungan sekitar. Pembahasan Dengan terciptanya ketertiban & kenyamanan dlm penduduk , menawarkan bahwa penduduk telah memiliki kesadaran terhadap perannya sebagai masyarakat sehingga tidak dibutuhkan lagi turun tangan dr pegawapemerintah untuk melaksanakan kekerasan demi terciptanya ketertiban & ketentraman di masyarakat. Keaman & ketertiban lingkungan sekitar tak cuma menjadi tanggung jawab individu namun pula seluruh masyarakat yg di sekeliling lingkungan tersebut. Pelajari lebih lanjut Materi wacana Integrasi Fungsional BelajarBersamaBrainly SPJ4 Integrasi sosial yg tercipta dlm masyarakat mampu terlihat dari Jawaban terwujudnya ketertiban terciptanya integrasi sosial di dlm masyarakat mampu kita lihat dari masyarakat yg tentram Jokowi luncurkan Bus Kota Terintegrasi Busway. ©2014 Luthfi Rahman - Dalam sebuah pembangunan bangsa dan negara, sebuah integrasi nasional perlu diterapkan. Hal ini demi menjamin stabilitas sosial masyarakat sekaligus stabilitas politik. Integrasi nasional juga diperlukan untuk dapat menjaga keamanan dalam negeri. Pengertian integrasi nasional dapat diartikan sebagai sebuah upaya mempersatukan atau menyatupadukan sebuah bangsa. Upaya tersebut dapat diraih apabila sebuah bangsa memiliki kesamaan identitas, sejarah, ataupun kondisi. Integrasi nasional akan dapat dengan mudah dicapai apabila suatu bangsa telah memiliki kesamaan-kesamaan tersebut. Namun, Indonesia memiliki keunikan keberagaman masyarakatnya. Ada beberapa faktor pendorong integrasi nasional di Indonesia dapat tercapai di tengah keberagaman masyarakatnya. Berikut telah merangkum beberapa faktor pendorong integrasi nasional di Indonesia berikut penjelasannya 2 dari 3 halaman Faktor Pendorong Integrasi Nasional Sebelum memahami faktor pendorong integrasi nasional di Indonesia, ada baiknya untuk mengetahui faktor pendorong integrasi nasional secara umum terlebih dahulu. Beberapa faktor pendorong integrasi nasional adalah sebagai berikut 1. Adanya rasa senasib dan seperjuangan yang diakibatkan oleh faktor sejarah salah satunya akibat penderitaan penjajahan 2. Adanya tekad dan kemauan untuk bersatu 3. Adanya ancaman dari luar yang menyebabkan munculnya semangat nasionalisme 4. Adanya ideologi nasional yang tercermin dalam simbol negara. Faktor Pendorong Integrasi Nasional di Indonesia Setelah mengetahui faktor-faktor integrasi nasional secara umum, berikut penjelasan beberapa faktor pendorong integrasi nasional yang ada di Indonesia. Penggunaan bahasa Indonesia Bahasa Indonesia merupakan sebuah bahasa yang unik. Berkembang dari bahasa Melayu yang dulunya digunakan sebagai bahasa perdagangan di Nusantara, bahasa Indonesia menjadi sebuah bahasa perjuangan dan pemersatu. Bahasa Indonesia pertama kali disebutkan di dalam Kongres Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Di dalam Kongres tersebut, seluruh perwakilan menyepakati bahwa Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan. Pentingnya bahasa sebagai salah satu faktor pendorong integrasi nasional adalah disebabkan oleh salah satu fungsi bahasa sebagai sebuah proses berkomunikasi dalam bermasyarakat. Menggunakan bahasa yang sama akan memudahkan masyarakat Indonesia yang beragam untuk berkomunikasi antara satu sama lain dan sekaligus membangun sebuah identitas yang sama. Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam bangsa, bahasa, dan Tanah Air Indonesia Selain bahasa, adanya semangat untuk menjunjung persatuan turut menjadi salah satu faktor pendorong integrasi nasional. Meskipun masyarakat Indonesia sangat beragam dalam budaya, sejarah dan bahasa, kesamaan nasib menjadi bagian dari wilayah kolonial Belanda menjadi salah satu pemicu semangat persatuan. Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yaitu Pancasila Di Indonesia, sebagai sebuah negara yang berdaulat, Pancasila menjadi salah satu falsafah negara sekaligus kehidupan bermasyarakat. Akibatnya, hukum di Indonesia mengacu Pancasila sebagai dasar hukum yang berlaku. Dikarenakan hal tersebut, Pancasila menjadi salah satu faktor pendorong integrasi nasional di Indonesia. 3 dari 3 halaman Keberhasilan Integrasi Nasional Sesuai dengan dinamika masyarakat, faktor pendorong integrasi nasional yang telah disebutkan di atas belum tentu dapat menjamin keberhasilan integrasi nasional tersebut. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam masyarakat untuk dapat mencapai keberhasilan integrasi nasional tersebut. Syarat-syarat tersebut ialah Terdapat rasa saling membutuhkan dari masing-masing anggota masyarakat. Pada saat masyarakat telah merasa berhasil saling mengisi kebutuhan masing-masing anggota masyarakat, pada saat itulah telah terdapat rasa kesamaan bangsa. Terciptanya kesepakatan atau konsensus bersama terkait norma-norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan sebagai pedoman. Norma-norma dan nilai-nilai sosial dijadikan sebagai aturan baku dalam melangsungkan proses integrasi nasional. Mengimplementasikan nilai-nilai yang dimiliki Pancasila melalui kegiatan sehari- hari juga dapat dikatakan tanda keberhasilan integrasi nasional. Faktor Penghambat Integrasi Nasional Selain faktor pendorong dan syarat keberhasilan yang telah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa faktor yang dapat menghambat integrasi nasional untuk dapat tercapai. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut Kurangnya penghargaan terhadap kemajemukan Kurangnya penghargaan dan pemahaman terhadap keberagaman yang ada di Indonesia dapat menjadi salah satu faktor penghambat terjadinya integrasi nasional. Keberagaman yang dimiliki Indonesia memerlukan adanya komunikasi untuk mencapai pemahaman dalam kebudayaan yang beragam. Kurangnya toleransi antar sesama golongan Kurangnya penghargaan dan pemahaman terhadap keberagaman tersebut dapat berpotensi dalam kurangnya toleransi antar sesama golongan di masyarakat Indonesia. Toleransi yang rendah dapat menjadi faktor besar dalam menghambat proses integrasi nasional. Kurangnya kesadaran dalam diri masing-masing rakyat Indonesia Intoleransi dan kurangnya penghargaan terhadap keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia dapat disebabkan oleh globalisasi. Munculnya rasa individualisme yang tinggi akibat globalisasi, dapat berdampak kepada kurangnya kesadaran diri dalam masing-masing masyarakat Indonesia. Hal ini mengakibatkan masyarakat semakin tak acuh terhadap permasalahan yang terjadi di sekitar lingkungannya terutama persoalan intoleransi. Adanya ketimpangan dan ketidakmerataan Ketimpangan dan ketidakmerataan yang diakibatkan luasnya wilayah Indonesia dapat menyebabkan terhambatnya integrasi nasional untuk dapat tercapai. Pelimpahan kebijakan keuangan dan politik melalui otonomi daerah dapat berdampak kepada konflik vertikal yang dapat menghambat terjadinya integrasi nasional di Indonesia. [amd] - Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat. Sebab, manusia hidup di dalam lingkungan masyarakat yang memiliki perbedaan suku, ras, dan integrasi sosial dapat menjadi salah satu cara agar manusia bisa hidup rukun, sehingga tidak membeda-bedakan satu sama lain yang dapat menimbulkan perpecahan. Tentunya manusia dapat hidup berdampingan dengan damai meskipun memiliki perbedaan latar dalam artikel ini, kita akan sama-sama mengulik tentang integrasi sosial. Mulai dari syarat, faktor, hingga contoh integrasi sosial dalam kehidupan sehari-hari. Apa Itu Integrasi Sosial?Integrasi sosial adalah proses penyesuaian unsur-unsur yang berbeda dalam masyarakat, sehingga dapat menjadi satu kesatuan. Unsur-unsur yang dimaksud tersebut meliputi perbedaan dalam kedudukan sosial, ras, etnik, agama, bahasa, kebiasaan, sistem nilai, dan dalam buku Sosiologi Jilid 2 oleh Kun Maryati, hadirnya integrasi sosial diharapkan dapat membuat menyatu dan menyesuaikan diri antara satu sama lain. Meskipun terdapat perbedaan, tetapi hal tersebut bukan jadi masalah. Justru perbedaan ada agar manusia dapat saling melengkapi dan saling Integrasi Sosial Menurut Para AhliSejumlah ahli di seluruh dunia memiliki definisi masing-masing tentang integrasi sosial. Dikutip dari buku Pasti Bisa Sosiologi untuk SMA/MA Kelas XI oleh Tim Ganesha Operation, berikut pengertian integrasi sosial menurut para Paul B HortonIntegrasi sosial adalah proses pengembangan masyarakat di mana segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan BatonIntegrasi sosial adalah suatu pola hubungan yang mengakui adanya perbedaan ras dalam masyarakat, akan tetapi tidak memberikan fungsi penting pada perbedaan ras Hendro PuspitoIntegrasi sosial adalah suatu kondisi kesatuan hidup bersama dan aneka satuan sistem sosial budaya kelompok-kelompok etnis dan kemasyarakatan, untuk berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan nilai-nilai dan norma-norma dasar bersama. Hal ini guna mewujudkan fungsi sosial-budaya yang lebih maju tanpa mengorbankan ciri-ciri kebhinekaan yang Terjadinya Integrasi SosialMenurut William F Ogburn dan Mayer Nimkoff yang dikutip dalam buku Sosiologi Jilid 2 oleh Kun Maryati, integrasi sosial akan terbentuk jika sebagian besar anggota masyarakat sepakat mengenai struktur kemasyarakatan yang dibangun termasuk nilai, norma, dan pranata beberapa syarat terjadinya integrasi sosial menurut William F. Ogburn dan Mayer Terpenuhinya Kebutuhan Anggota-anggota masyarakat merasa bahwa mereka berhasil saling mengisi kebutuhan-kebutuhan mereka. Hal itu berarti kebutuhan fisik dan sosialnya dapat dipenuhi oleh sistem sosial mereka. Dengan terpenuhinya kebutuhan tersebut membuat setiap anggota masyarakat saling menjaga ikatan antara satu dengan Terciptanya Kesepakatan Masyarakat berhasil menciptakan kesepakatan konsensus bersama mengenai norma dan nilai-nilai sosial yang dilestarikan dan dijadikan pedoman dalam berinteraksi antara satu dan lainnya, termasuk menyepakati hal-hal yang dilarang menurut Norma-norma yang Konsisten Norma-normal dan nilai sosial itu berlaku cukup lama, tidak mudah berubah, dan dijalankan secara konsisten oleh seluruh anggota Integrasi SosialMasih dikutip dari buku yang sama, integrasi sosial terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu integrasi normatif, fungsional, dan koersif. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan masing-masing bentuk integrasi sosial di bawah Integrasi NormatifIntegrasi normatif dapat diartikan sebagai sebuah bentuk integrasi yang terjadi akibat adanya norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dalam hal ini, norma merupakan hal yang mampu mempersatukan Integrasi FungsionalIntegrasi yang satu ini terbentuk karena adanya fungsi-fungsi tertentu di dalam masyarakat. Sebuah integrasi dapat terbentuk dengan mengedepankan fungsi dari masing-masing pihak yang ada dalam sebuah Integrasi KoersifIntegrasi koersif dapat terbentuk berdasarkan kekuasaan yang dimiliki oleh penguasa. Dalam hal ini, penguasa dapat menerapkan cara-cara koersif kekerasan.Faktor Pendorong Integrasi SosialDikutip dari buku Sosiologi Kelas XI oleh Mir'atul Farikhah dan kawan-kawan, faktor pendorong integrasi sosial dapat tercapai karena adanya sejumlah faktor dari dalam internal maupun luar eksternal. Simak penjelasannya berikut Faktor Internal Faktor internal pendorong integrasi sosial meliputi Adanya semangat gotong royong di dalam lingkungan kesadaran diri sebagai makhluk tuntutan kebutuhan, artinya setiap masyarakat saling membutuhkan satu sama Faktor EksternalFaktor eksternal pendorong integrasi sosial yakni Terdapat sikap yang saling menghargai dan toleransi satu sama persamaan persamaan tujuan dalam menjalani sikap terbuka pada tuntutan perkembangan konsensus nilai di dalam Penghambat Integrasi SosialSelain faktor pendorong, terdapat juga beberapa faktor penghambat terjadinya integrasi sosial di dalam lingkungan masyarakat, yaituSikap tidak menghargai antara satu dengan yang kesadaran menjaga persatuan dan toleransi terhadap sesama ketimpangan sosial dan keterbukaan di antara Terjadinya Integrasi SosialDijelaskan dalam buku Sosiologi Jilid 2 oleh Kun Maryati, adapun sejumlah proses agar integrasi sosial dapat terbentuk, yakni secara asimilasi, akulturasi, dan AsimilasiAsimilasi merupakan suatu proses sosial yang ditandai dengan adanya usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan di antara individu atau kelompok masyarakat. Dalam proses ini, setiap individu berusaha untuk mempertinggi kesatuan tindakan, sikap, dan proses-proses mental dengan memperhatikan kepentingan dan tujuan AkulturasiAkulturasi adalah proses sosial yang terjadi apabila kelompok sosial dengan kebudayaan tertentu dihadapkan pada kebudayaan asing yang berbeda. Proses sosial akan berlangsung hingga akhirnya unsur kebudayaan asing bisa diterima oleh masyarakat tetapi disesuaikan lagi dengan kebudayaan mereka AkomodasiAkomodasi merupakan proses yang dilakukan masyarakat dalam meminimalisir pertentangan, sehingga dapat menciptakan kerukunan di dalam lingkungan masyarakat. Selain itu, hadirnya akomodasi juga dapat menyelesaikan sejumlah masalah dengan damai, tanpa perlu menimbulkan konflik yang dapat memecah belah Integrasi SosialSetelah memahami pengertian tentang integrasi sosial beserta syarat dan bentuk-bentuknya, mari kita simak contoh integrasi sosial yang ada di dalam lingkungan masyarakat berikut Prinsip Bhinneka Tunggal Ika Bangsa Indonesia dipersatukan oleh prinsip Bhineka Tunggal Ika. Sebagai informasi, kata Bhineka Tunggal Ika menjadi sebuah norma yang berfungsi untuk mengintegrasikan perbedaan yang ada di dalam Fungsi Masing-masing SukuIndonesia yang terdiri dari bermacam-macam suku mengintegrasikan dirinya dengan melihat fungsi dari masing-masing suku. Misalnya, suku Bugis yang suka melaut difungsikan sebagai penyedia hasil laut yang segar, lalu suku Minang yang mendapat julukan pandai berdagang difungsikan sebagai penjual dari hasil laut tersebut. Dengan begitu, akan tercipta sebuah integrasi sosial di dalam itu dia pembahasan mengenai integrasi sosial beserta syarat, bentuk-bentuk, faktor pendorong, faktor penghambat, contoh, dan proses terciptanya di dalam masyarakat. Semoga artikel ini bisa membantu detikers dalam memahami integrasi sosial. Jangan lupa untuk selalu rukun dengan masyarakat di sekitarmu ya, detikers. Simak Video "Pesona Wisata Sumenep Pantai, Sejarah, dan Tradisi" [GambasVideo 20detik] ilf/des

terciptanya integrasi sosial dalam masyarakat dapat terlihat dari